Semarang City Guide

Kali kedua mengunjungi kota ini setidaknya ada yang bisa dijadikan bahan cerita. Walaupun bukan sengaja mendatanginya dalam rangka berwisata tapi apa salahnya sedikit mengunjungi beberapa tempat-tempat yang menarik dan mencicipi kuliner khas di waktu yang sempit ini.

How to Get There?

Kota Semarang atau ibukota dari Jawa Tengah ini bisa dicapai menggunakan kereta, mobil, ataupun pesawat. Ketika berangkat kesana, sayapun menumpangi kereta eksekutif Argo Muria selama kurang lebih 6 jam. Perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Semarang Tawang ini terasa singkat dan nyaman karena gerbong keretanya terasa baru dan bersih.

Kalau ingin sampai dengan lebih cepat tentunya pesawat adalah pilihannya. Hanya membutuhkan 1 jam 15 menit. Walaupun saya ga expect akan selama itu sih, karena waktu tempuh Batam – Jakarta biasanya sekitar 1 jam 20 menit. Tapi mungkin karena ada waktu extra untuk menunggu antrian pesawat landing.

Attractive Places

Sebenarnya ada beberapa tempat menarik yang biasanya dikunjungi turis di Kota Semarang ini, sebut saja Lawang Sewu, Simpang Lima, dan Kampung Pelangi. Untuk ketiga tempat ini kami hanya mengunjunginya sambil lewat saja dengan mobil karena ketiganya memang terletak di pusat Kota. Dan menurut saya kota ini juga cukup macet untuk dilewati apalagi jika melintasi pusat kota. Ditambah terlalu banyaknya persimpangan sehingga semua jalan banyak yang dibuat satu arah. Rencana menghindari macet malah ketemu macet juga ternyata. Akhirnya kamipun bergerak melipir keluar kota sedikit ke arah Sidomukti, Bandungan. Sebenarnya ada beberapa tempat yang ingin di kunjungi, namun karena keterbatasan waktu kamipun hanya sempat mengunjungi salah satu kawasan wisata alam pegunungan Umbul Sidomukti ini.

1. Umbul Sidomukti

Setelah menyusuri dan mendaki jalanan kota, keluar masuk jalan pedesaan, akhirnya setelah satu jam perjalanan kami sampai di kawasan wisata alam pegunungan Umbul Sidomukti. Mungkin bisa dikatakan ini seperti Maribaya-nya Semarang kali ya.

Disini disediakan beberapa aktivitas yang memacu adrenalin seperti sepeda awang, flying fox, berjalan di atas jaring,dan juga ada area yang menyediakan kegiatan perkemahan.

Tapi satu hal yang paling dicari oleh orang-orang adalah kolam renang di atas pegunungan yang super cool ini. Terdiri dari empat kolam yang bertingkat dengan pemandangan pegunungan yang super hijau dan udara yang seger.

Tiket masuknya sangat murah loh hanya Rp 10.000/orang. Tapi kalau ingin menikmati fasilitas lainnya harus bayar lagi yaa. Harganya pun tergolong murah, tapi semoga cukup aman yaa..

 

2. Wisata Kuliner

Lekker Paimo

Untuk mencari kuliner satu ini saya lumayan niat sih. Gerobak jajanan yang katanya wajib dicoba ini terletak di depan sekolah Kolese Loyola ini. Kalau liat di review para bloggers sih gerobak ini seharusnya ada spanduknya, tapi ketika saya disana ga ada spanduk sama sekali. Sayapun meraba-raba dan mencuri-curi liat apakah benar ini jajanan yang saya cari.

Jajanan ini sebenarnya seperti crepes dan juga martabak. Tapi tidak hanya menyajikan isian rasa yang manis (keju, coklat, pisang, jagung) namun juga rasa asin (sosis, tuna, telor, mozarella). Saya dan suami kalap beli sampe Rp 60.000. Kalau isian rasa asin biasanya bentuk lekkernya akan lebih tebal sehingga cukup kenyang ternyata dengan harga sekitar 10-15ribu/ buah. Tapi kalau isian manis terbilang lebih murah. Bahkan untuk isian coklat saja harganya hanya Rp 1.500/buah. Tapi untuk leker tipis yang isiannya hanya minimalis akan dibuat kriuk. Menurut saya sih yang kriuk ini lebih enak sebagai jajanan ya. Yang isian asin ternyata cukup ngenyangin dan kurang enak kalau disantap tidak hangat.

Selain itu, harus sabar banget menunggu giliran karena gerobak kecil ini hanya ada 2 teflon kecil, dan teflon ini cukup unik karena harus selalu dalam keadaan berputar dimana putaran teflon nya dikendalikan oleh engkol.

Kalau favorit saya sih se- sederhana keju, coklat, pisang. Kalau isian asinnya perpaduan telor, sosis, keju, tuna juga yahud!

Bakmi Djowo Doel Noemani

Lokasi bakmi djowo ini terletak strategis di depan mall paragon city Semarang. Ingin nyicipin bakmi nya orang djowo ya ternyata rasanya emang enak. Walaupun pelayanannya ga secepat yang saya bayangkan. Tapi murah sekali satu piringnya hanya Rp 13.000.

Tahu Gimbal Pak H.Edi

Dengan bantuan Go-Food saya memesan tahu gimbal yang terletak di kawasan Simpang Lima ini. Rasanya enak saos kacangnya ada campuran petis. Selain tahu, bakwan, lontong, ada udangnya juga ternyata.

Bandeng Juwana-Elrina

Nah kalau ini sih oleh-olehnya khas Semarang yang bisa dibeli di Jalan Pandanaran. Harganya cukup murah untuk 2 ekor ukuran sedang bandeng vacumnya beratnya sekitar 0,5 kg dengan harga Rp 138.000/kg. So, 75ribu udah dapet 2 ekor bandeng ukuran sedang deh.

Tahu Baxo Ibu Pudji

Well, ini bukan sengaja di tulis gaul BAXO ya. Tapi ini beneran merknya kayak gitu :D. Andalan oleh-oleh yang murah meriah, enak, mengenyangkan. Tahu Baxo Ibu Pudji seharga Rp 35.000/box (direbus isi 10 buah) dan Rp 37.000/box (digoreng isi 10 buah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like